BerandaBlog › Panduan
PANDUAN Cara Memilih PompaSubmersible SesuaiKedalaman Sumur DABFOS
Panduan22 Juli 20266 menit baca

Cara Memilih Pompa Submersible Sesuai Kedalaman Sumur

Salah pilih daya pompa submersible bikin air kecil atau boros listrik. Panduan mencocokkan pompa DABFOS dengan kedalaman dan kebutuhan air rumah Anda.

Pompa submersible (pompa satelit) bekerja terendam di dalam sumur dan mendorong air ke atas, bukan menyedotnya seperti pompa permukaan. Karena itu ia sanggup menangani sumur dalam yang tidak bisa dijangkau pompa biasa. Tapi justru karena kemampuannya besar, salah memilih daya justru merugikan: terlalu kecil air tidak naik, terlalu besar boros listrik dan cepat menyedot sumur kering.

Yang menentukan bukan cuma kedalaman, tapi total head

Total head adalah jumlah dari kedalaman muka air, tinggi dorong ke toren, plus kerugian gesekan di sepanjang pipa. Sumur 50 meter dengan toren di lantai 3 membutuhkan pompa lebih kuat dibanding sumur 50 meter dengan toren di permukaan tanah. Inilah kesalahan paling umum: orang hanya melihat angka kedalaman sumur.

Patokan umum berdasarkan kedalaman muka air

Tips DABFOS: Ukur muka air (level air di dalam sumur), bukan kedalaman total pengeboran. Sumur bor 80 meter yang airnya berada di 20 meter tidak perlu pompa sekuat sumur yang airnya benar-benar di 80 meter.

Faktor lain yang sering terlupa

Pompa submersible DABFOS tersedia dalam beberapa varian impeller dan casing untuk mencocokkan kebutuhan ini, dari sumur rumah tangga hingga kebutuhan yang lebih berat.

Bingung menentukan daya pompa? Kirim data sumur Anda, tim kami bantu hitung.Chat WhatsApp

Pompa jenis ini juga dikenal sebagai pompa sumur dalam, pompa sumur bor, pompa satelit — istilah yang berbeda untuk perangkat yang sama.

Butuh bantuan langsung dari tim DABFOS?Chat WhatsApp